Jalan Kaki Terbukti Membuat Otak Berkembang Jadi Lebih Pintar
Written By komentar on Wednesday, February 19, 2014 | 1:04 PM
Facebook dan Twitter Membuat Pengusaha Merugi Milyaran Karena Pegawai Jadi Malas Kerja
Written By komentar on Saturday, February 8, 2014 | 6:52 PM
7 langkah Jitu Mengusir Stress Dengan Cepat
Sesekali sedikit “melarikan diri” dari segala problema hidup tidak masalah. Coba deh rehat sejenak dari segala kesibukan demi mencari “me time” Anda. Ada baiknya gunakan baik-baik akhir pekan Anda untuk melakukannya.
Selalu pegang terus apa yang menjadi kebahagiaan di dalam diri Anda meski terkadang pada hal-hal sepele. Seperti berkegiatan berkebun, menjahit, mengamati hewan, mendaki gunung, bersepeda, melukis, menulis, menjahit, berkebun, fotografi, pokoknya yang akan selalu membuat Anda bahagia saat melakukannya.
Seminggu bekerja sering mebuat Anda merasa tertekan dengan deadline, rapat atau masalah pekerjaan yang membebani Anda. Tidak menjadi pekerjaan utama tidak masalah, tapi paling tidak hilangkan atau menjauhkan perasaan tertekan supaya bisa sedikit terangkat ketika melakukan apa yang menjadi gairah hidup Anda. Kegiatan ini penting dilakukan karena terbukti mampu meningkatkan suasana hati, menurunkan tekanan darah, hingga tidur lebih nyenyak di malam hari.
Kadang bukan hal yang salah untuk menjadi diri sendiri meski harus bersikap seperti anak kecil. Mulai sering menyanyi atau bicara sendiri, suka bermain ular tangga, atau tiba-tiba ingin ikut bermain bersama anak, lakukan dan jangan pernah ragu karena ketika menjadi anak kecil kita merasa damai dan tidak harus bersikap orang dewasa yang terbiasa mengamati masalah dengan analisa yang membingungkan.
Dengan berbelanja, pergi ke bioskop untuk menonton film, pergi ke salon untuk sekedar melakukan perawatan tubuh, membeli peralatan sepeda gunung, menjadipenyanyi sejenak dengan datang ke tempat karoke. Pokoknya hal-hal yang membuat Anda bahagia dan tidak membebani pikiran.
Seringkali waktu yang panjang karena bekerja membuat Anda tidak punya waktu untuk bercengkrama atau sekedar berkumpul dengan orang lain, istri, suami, anak, orang tua, keluarga, teman dekat dan sebagainya. Dalam Islam dikenal dengan silaturahmi yang bermakna luas untuk kebahagiaan, kesejahteraan dan hal-hal yang poistif dalam kehidupan Anda.
Bisa berkunjung ke panti asuhan, panti jompo, ikut kerja bakti di sekitar rumah, terlibat dalam aksi bantuan sosial atau mendatangi acara pengajian atau keagamaan. Dengan aktivitas ini melatih kembali rasa syukur kita kepada Sang Pencipta dan bahkan akan menjadi alarm bahwa ternyata ada masalah orang lain yang lebih sulit toh bisa menikmati dan tidak
Menulis Diatas Kertas Ternyata Membantu Memahami Ide dan Konsep Yang Rumit
Guru dan Ramalan McKinsey
Written By komentar on Sunday, November 18, 2012 | 1:55 PM
Guru dan Ramalan McKinsey
Fakta mengagumkan tentang ADZAN
Written By komentar on Wednesday, July 4, 2012 | 3:42 PM
Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
1 . Kalimat Penyeru Yang Mengandung "Kekuatan Supranatural"
Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.
2. Asal Mula Yang Menakjubkan:
Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok.
Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata: ”Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi). Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”
yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.
3. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa2 Penting:
Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar .
Peristiwa besar yang dimaksud adalah
- Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka'bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka'bah
- Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.
4. Adzan Sudah Miliyaran kali Dikumandangkan:
Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya =
534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000
5. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang
Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.
Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.
Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.
Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.
Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.
Bahasa Tubuh: Daftar Lengkap Bermacam Bahasa Tubuh dan Artinya
Written By komentar on Friday, June 29, 2012 | 4:47 PM
Kita bisa mempelajari bahasa tubuh lawan bicara. Purnawan E. Andoko dari Wellness World memberi rahasianya:
Bahasa Kepala
- Condong ke arah Anda: tertarik, setuju.
- Menjauh secara mendadak: curiga, tidak percaya.
- Topang dagu: bosan.
- Mengangguk: setuju.
- Banyak menoleh: tidak sabar, ingin menyudahi pembicaraan.
Bahasa Mata
- 60 persen menatap langsung: tertarik.
- 80 persen tatapan langsung: tertarik secara seksual.
- 100 persen tatapan langsung: perlawanan.
- Penghindaran tatapan: me¬nyem¬bunyikan sesuatu.
- Lensa mata membesar: sangat tertarik.
- Tatapan jatuh ke bawah dan melirik ke kiri/kanan: tertarik pada Anda.
- Lirik kanan/kiri langsung: bosan.
- Kedipan cepat: tidak setuju.
Bahasa Tangan
- Telapak terbuka ke atas: jujur terbuka.
- Telapak di saku atau tertutup: menyembunyikan sesuatu.
- Mengepal: tegang, tidak nyaman, marah.
- Menutup mulut/hidung: indikasi berbohong.
- Membentuk kerucut: percaya diri atau yakin.
- Tangan di atas meja: siap untuk setuju.
- Jari mengetuk-ngetuk: bosan atau ingin bicara.
Gerakan Lain
- Dada atau pinggul didekatkan: tertarik secara seksual.
- Kaki mengetuk lantai: ingin bicara atau bosan.
Nada atau Kecepatan Bicara
- Lambat dan nada akhir turun: yakin dan menguasai.
- Penekanan kata: otoritatif.
- Nada dan kecepatan meninggi: emosi, tegang, atau menyembunyikan sesuatu.
Bahasa Penolakan
- Kaki atau tangan bersilang.
- Melirik ke kiri/kanan, kepala menoleh ke kiri atau kanan.
- Tatapan langsung minimal.
- Mengetukkan jari atau kaki. Arah kaki tidak kepada Anda.
- Postur tubuh tertutup.
Bahasa Keterbukaan
- Tatapan langsung banyak dengan lensa mata membesar.
- Tangan menangkup membentuk menara.
- Arah kaki kepada Anda.
- Postur tubuh terbuka.
Bahasa Siap Menerima
- Kontak mata lebih 60 persen dan banyak senyum lepas.
- Tubuh atau kepala mencondong kepada Anda.
- Banyak anggukan dan wajah menghadap langsung ke Anda.
- Tangan terbuka di atas meja.
Bahasa Curiga
- Postur tubuh tertutup
- Tangan berada di saku atau posisi menyilang.
- Tatapan melalui sudut mata (lirikan) berulang kali.
- Arah kaki menyerong.
Bahasa Tidak Jujur
- Banyak menatap ke samping khususnya pada bagian kata atau kalimat bohong.
- Tangan sering menutup mulut atau hidung, atau meraba hidung atau telinga.
- Postur tidak nyaman.
Terbukti Bahwa Kerja Kelompok dan Kebersamaan Dalam Selesaikan Masalah Membuat IQ Turun
Written By komentar on Saturday, March 3, 2012 | 4:51 PM
Bagi Anda yang sering mengerjakan tugas secara berkelompok, sebaiknya waspada karena lama-kelamaan bisa membuat Intelligence Quotient (IQ) menurun.
Pernyataan itu disampaikan Read Montague, ketua peneliti dari Virginia Polytechnic Institute and State University atau Virginia Tech.
“Anda biasanya sering bergurau ketika ketua kelompok menyampaikan tugas dan membuat otak Anda serasa ‘berhenti’ berjalan, tapi itulah kenyataannya,” kata Montague, seperti dikutip Dailymail, Rabu, 8 Februari 2012.
Kerja kelompok, menurut dia, tak hanya memakan waktu bekerja, namun juga membuat orang jadi tambah bodoh.
Dalam penelitian yang dilakukannya, ia menemukan beberapa orang yang bekerja di dalam grup tadi justru memiliki nilai yang rendah saat dites tingkat kecerdasannya.
Alasannya, kata Montague, ada beberapa anggota kelompok yang sangat antusias untuk melakukan pekerjaan dengan sangat bagus dan berusaha mentransfer kekuatan otak mereka kepada teman-temannya. Upaya itu juga dilakukan demi mempertahankan status sosial mereka di dalam kelompok.
Akibatnya, anggota kelompok yang pasif justru hanya mendapatkan limpahan pekerjaan tanpa ikut menyumbangkan gagasan atau malah tidak bekerja sama sekali.
Temuan ini diperoleh ketika Montague melakukan tes kecerdasan sosial. Dengan alat scanner Magnetic Resonance Imaging (MRI), ia mengamati respons otak dari sejumlah relawan penelitian.
Hasilnya, perempuan tampaknya terkena imbas paling signifikan. Dari 13 relawan, 10 di antaranya menunjukkan kinerja otak atau Intelligence Quotient yang semakin rendah setelah melakukan kerja kelompok.
Penyebab penurunan IQ ini, menurut peneliti Kenneth Kishida, lantaran mereka mengalami kecemasan dan emosi ketika bersosialisasi di dalam kelompok. “Mereka tertekan dalam sebuah kompetisi,” katanya.
Kishida mengatakan para peneliti belum mengamati lebih jauh berapa besar efek yang ditimbulkan dari kerja kelompok terhadap penurunan IQ.
